Sunday, October 05, 2008

Gurindam 12 - Raja Ali Haji

Hwuii.. sebenernya ini lagi iseeeng banget.. ga ada kerjaan mau ngapain.. kepikiran blog ini yang ga pernah ditulisin.. hehe.. tibatiba kepikiran ama GURINDAM 12.. Akibat nonton Fauzi Baadila yang lagi ke Riau buat suting.. hehehe.. jadi inget jamanjamannya belajar bahasa indonesia di sd-smp.. Sutardji Calzoum Bachri (my favorite one) dkk..
Trus googling deeeh..
Hasilnya:
Ternyata Gurindam 12 itu dibuat oleh salah satu maestro sastrawan melayu asal Riau (Sekarang, dulunya Kerajaan Lingga) yaitu Raja Ali Haji. Beliau lahir 1808 M. Beeeuuugh 200taun yang lalu!!! Gurindam 12 ini diabadikan di makam beliau di Pulau Penyengat (yang dulunya merupakan jantung Riau)..
nih buat orang2 yang ga sengaja baca blog gue.. Lumayan dibaca.. selain nambah pengetahuan tentang budaya sastra, juga gurindam 12 ini isinya kentel banget ama petuah2 yang bernafaskan islami.. jadi bisalah buat referense hidup.. ceileeee.. hehehhee...


INILAH GURINDAM DUABELAS NAMANYA

Segala puji bagi Tuhan seru sekalian alam serta shalawatnya Nabi yang
akhirul jaman serta keluarganya dan sahabatnya sekalian adanya.
Amma ba’du daripada itu maka tatkala sampailah Hijratun Nabi 1263 Sanah
kepada dua puluh tiga hari bulan Rajab hari Selasa mana (…..) telah
ta’ali kepada kita yaitu Raja Ali Haji mengarang satu gurindam cara Melayu
yaitu yang boleh juga jadi diambil faedah sedikit-sedikit daripada
perkataannya itu pada orang yang ada menaruh akal maka adalah banyaknya
gurindam itu hanya duabelas pasal di dalamnya.

Syahdan
Adalah beda antara gurindam dengan syair itu aku nyatakan pula bermula
arti syair Melayu itu perkataan yang bersajak yang serupa dua berpasang
pada akhirnya dan tiada berkehendak pada sempurna perkataan pada satu-satu
pasangnya bersalahan dengan gurindam.
Adapun arti gurindam itu yaitu perkataan yang bersajak juga pada akhir
pasangannya tetapi sempurna perkataannya dengan satu pasangannya sahaja
jadilah seperti sajak yang pertama itu syarat dan sajak yang kedua itu
jadi seperti jawab.

Bermula inilah rupanya syair.
Dengarkan tuan suatu rencana
Mengarang di dalam gundah gulana
Barangkali gurindam kurang kena
Tuan betulkan dengan sempurna
Inilah arti gurindam yang di bawah syatar ini
Persamaan yang indah-indah
Yaitu ilmu yang memberi faedah
Aku hendak bertutur
Akan gurindam yang beratur

1
INI GURINDAAM PASAL YANG PERTAMA
Barang siapa tiada memegang agama
Segala-gala tiada boleh dibilang nama

Barang siapa mengenal yang empat
Maka yaitulah orang yang ma’rifat

Barang siapa mengenal Allah
Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah

Barang siapa mengenal diri
Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri

Barang siapa mengenal dunia
Tahulah ia barang yang terpedaya

Barang siapa mengenal akhirat
Tahulah ia dunia mudharat

2
INI GURINDAM PASAL YANG KEDUA

Barang siapa mengenal yang tersebut
Tahulah ia makna takut

Barang siapa meninggalkan sembahyang
Seperti rumah tiada bertiang

Barang siapa meninggalkan puasa
Tidaklah mendapat dua termasa

Barang siapa meninggalkan zakat
Tiadalah hartanya beroleh berkat

Barang siapa meninggalkan haji
Tiadalah ia menyempurnakan janji

3
INI GURINDAM PASAL YANG KETIGA

Apabila terpelihara mata
Sedikitlah cita-cita

Apabila terpelihara kuping
Khabar yang jahat tiadalah damping

Apabila terpelihara lidah
Niscaya dapat daripadanya faedah

Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan
Daripada segala berat dan ringan

Apabila perut terlalu penuh
Keluarlah fi’il yang tidak senonoh

Anggota tengah hendaklah ingat
Di situlah banyak orang yang hilang semangat

Hendaklah peliharakan kaki
Daripada berjalan yang membawa rugi

4
INI GURINDAM PASAL YANG KEEMPAT

Hati itu kerajaan di dalam tubuh
Jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh

Apabila dengki sudah bertanah
Datanglah daripadanya beberapa anak panah

Mengumpat dam memuji hendaklah pikir
Di situlah banyak orang yang tergelincir

Pekerjaan marah jangan dibela
Nanti hilang akal di kepala

Jika sedikitpun berbuat bohong
Boleh diumpamakan mulutnya itu pekung

Tanda orang yang amat celaka
Aib dirinya tiada ia sangka

Bakhil jangan diberi singgah
Itulah perompak yang amat gagah

Barang siapa yang sudah besar
Janganlah kelakuannya membuat kasar

Barang siapa perkataan kotor
Mulutnya itu umpama ketor

Di manakah salah diri
Jika tidak orang lain yang berperi

Pekerjaan takbur jangan direpih
Sebelum mati didapat juga sepih

5
INI GURINDAM PASAL YANG KELIMA

Jika hendak mengenal orang berbangsa
Lihat kepada budi dan bahasa

Jika hendak mengenal orang yang berbahagia
Sangat memeliharakan yang sia-sia

Jika hendak mengenal orang mulia
Lihatlah kepada kelakuan dia

Jika hendak mengenal orang yang berilmu
Bertanya dan belajar tiadalah jemu

Jika hendak mengenal orang yang berakal
Di dalam dunia mengambil bekal

Jika hendak mengenal orang yang baik perangai
Lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai

6
INI GURINDAM PASAL YANG KEENAM

Cahari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat

Cahari olehmu akan guru
Yang boleh tahukan tiap seteru

Cahari olehmu akan isteri
Yang boleh menyerahkan diri

Cahari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan

Cahari olehmu akan abdi
Yang ada baik sedikit budi

7
INI GURINDAM PASAL YANG KETUJUH

Apabila banyak berkata-kata
Di situlah jalan masuk dusta

Apabila banyak berlebih-lebihan suka
Itu tanda hampirkan duka

Apabila kita kurang siasat
Itulah tanda pekerjaan hendak sesat

Apabila anak tidak dilatih
Jika besar bapanya letih

Apabila banyak mencat (mencacat?) orang
Itulah tanda dirinya kurang

Apabila orang yang banyak tidur
Sia-sia sajalah umur

Apabila mendengar akan kabar
Menerimanya itu hendaklah sabar

Apabila mendengar akan aduan
Membicarakannya itu hendaklah cemburuan

Apabila perkataan yang lemah lembut
Lekaslah segala orang mengikut

Apabila perkataan yang amat kasar
Lekaslah orang sekalian gusar

Apabila pekerjaan yang amat benar
Tidak boleh orang berbuat onar

8
INI GURINDAM PASAL YANG KEDELAPAN

Barang siapa khianat akan dirinya
Apalagi kepada lainnya

Kepada dirinya ia aniaya
Orang itu jangan engkau percaya

Lidah suka membenarkan dirinya
Daripada yang lain dapat kesalahannya

Daripada memuji diri hendaklah sabar
Biar daripada orang datangnya kabar

Orang yang suka menampakkan jasa
Setengah daripadanya syirik mengaku kuasa

Kejahatan diri disembunyikan
Kebajikan diri diamkan

Ke’aiban orang jangan dibuka
Ke’aiban diri hendaklah sangka

9
INI GURINDAM PASAL YANG KESEMBILAN

Tahu pekerjaan tak baik tetapi dikerjakan
Bukannya manusia yaitulah syaitan

Kejahatan seorang perempuan tua
Itulah iblis punya penggawa

Kepada segala hamba-hamba raja
Di situlah syaitan tempatnya manja

Kebanyakan orang yang muda-muda
Di situlah syaitan tempat bergoda

Perkumpulan laki-laki dengan perempuan
Di situlah syaitan punya jamuan

Adapun orang tua(h) yang hemat
Syaitan tak suka membuat sahabat

Jika orang muda kuat berguru
Dengan syaitan jadi berseteru

10
INI GURINDAM PASAL YANG KESEPULUH

Dengan bapa jangan derhaka
Supaya Allah tidak murka

Dengan ibu hendaklah hormat
Supaya badan dapat selamat

Dengan anak janganlah lalai
Supaya boleh naik ke tengah balai

Dengan kawan hendaklah adil
Supaya tangannya jadi kapil

11
INI GURINDAM PASAL YANG KESEBELAS

Hendaklah berjasa
Kepada yang sebangsa

Hendak jadi kepala
Buang perangai yang cela

Hendaklah memegang amanat
Buanglah khianat

Hendak marah
Dahulukan hujjah

Hendak dimalui
Jangan memalui

Hendak ramai
Murahkan perangai

12
INI GURINDAM PASAL YANG KEDUABELAS

Raja mufakat dengan menteri
Seperti kebun berpagarkan duri

Betul hati kepada raja
Tanda jadi sebarang kerja

Hukum adil atas rakyat
Tanda raja beroleh inayat

Kasihkan orang yang berilmu
Tanda rahmat atas dirimu

Hormat akan orang yang pandai
Tanda mengenal kasa dan cindai

Ingatkan dirinya mati
Itulah asal berbuat bakti

Akhirat itu terlalu nyata
Kepada hati yang tidak buta

Tamatlah gurindam yang duabelas pasal yaitu karangan kita
Raja Ali Haji pada tahun Hijrah Nabi kita seribu
dua ratus enam puluh tiga kepada tiga likur
hari bulan Rajab Selasa jam pukul lima
Negeri Riau Pulau Penyengat

Tuesday, July 08, 2008

Bandung - Cikarang - Bekasi - Jakarta

7 kurcaci..

Haha sebenernya sok imut banget siy pake istilah kurcaci, tapi yang kepikiran Cuma ini soalnya ceritanya tentang 7 orang. Hehehe.. jadi mau ga mau yang pada baca harus setujuuuuu!!!
Dimulai dari suatu Rabu, setelah menonton KungFu Panda selagi makan di KFC. Karena suatu konspirasi (Gw yang mau mudik, ferndut-uchie-petot yang ga ada kerjaan buat TA) akhirnya Mia berkesimpulan buat ngambil sampel TA-nya hari Kamis dengan ditemani pasukan yang ga ada kerjaan dan sang supir yang bernama Luthfy. Kita janjian ketemu di gerbang depan jam 7. Akhirnya 7.30 kita smua masuk ke Blupsy (*Panther birunya Mia yang mendadak bernama – karna smua sepakat buat ngasih nama, hihihi). Kebetulan hari itu berbarengan ama ulang taunnya Anne, jadi kita semua menelpon dan bernyanyi “Selamaaaat ulang tauuuun kami ucapkaaaaan...” dengan kemampuan vokal masing-masing yang dilengkapi dengan improvisasi nada dimana-mana (*menghaluskan penggunaan kata sumbang-tapi-tetap-semangat). Perjalanan tidak lengkap tanpa musik, jadi yaaa kita setel tape Blupsy yang ternyata punya kebiasaan aneh yaitu ga bisa diem di satu side, tapi harus muter side A-B tanpa persetujuan sebelumnya dari kita yang dengerin alias automatic. Kebetulan smua (*kecuali Kiki yang tidak dianggap suaranya karna duduk di belakang sendirian, hihihi) setuju dengerin Afgan. “Yang sadiiiis donk!! Yang sadis!!!” Jadilah si Gendut yang duduk di depan (bukan karna dia yang paling tau jalan, bukan juga karna dia yang punya kepentingan, tapi karna kalo dia ga duduk di depan dia bakalan menyiksa yang lain karna buat sumpek; ehehehe) masang Afgan – Sadis. O iyaaa kayanya belom dijelasin yah sapa aja yang termasuk 7 kurcaci ini?? Hehehehehe.. Jadiii orang pertama adalah Luthfy yang sebenernya ga punya kepentingan Cuma dimintai tolong buat nyetir. Mia si bulat yang pengen ngambil sampel di Tempo, Cikarang si empunya Blupsy (*Sebenernya Mia yang paling punya kepentingan di perjalanan ini). Pasukan pengantar yang ga ada kerjaan: Ferry, Uchie, Petot. Daaaaan gw yang mengambil kesempatan buat mudik gratis (*barter ama lunch gratis masakan Ibu Ida;yang tak lain tak bukan nyokap gw). Nah jadilah kita smua asik bernyanyi berasa lagi karaokean. Cuma, lagi asik-asik nyanyi tiba-tiba lagunya berubah “Hiiiiih!!! Kok digantiiiii ?????!!!” spotan smuanya teriak sewot dengan muka ga terima ke Ferry. “Bukan!! Bukan gue!! Ini emang kaya begini!!” Hyaaah jadilah acara karaokeannya berganti menjadi acara Tebak Lagu dan Tebak Kapan Lagunya Ganti (*kalo ada masalah ngapain dibuat susah, dengan sedikit kreativitas dan positif thinking segalanya bisa jadi menyenangkan juga kok! Hehe—pesan moriil 1). Luthfy sebenernya sempet waswas soalnya bensin udah menipis, dan belom juga nemuin Rest area buat ngisi bensin. Gw-uchie-Mia-petot sih nyante ajaaa kan ada Kiki!!! Hehehehe.. Eits..eits... Kiki!! Lupa disebutin tadi!! Hahhahaha.. mau gimana lagi, dia itu ga dianggep karna duduk di paling belakang sendirian, sebenernya keperluan Ikih juga sepenting Mia mau ngambil bahan TA di Tempo. Hihiihiihihi maap yah kiiii lupa disebutin ^^.
Akhirnya plang ijo penunjuk jalan udah nunjukin CIKARANG. “Cikarang pi! Cikarang!! Yeeee nyampeeeee!!!” Cikarang : Tempat Mia buat ngambil sampel itu di PT. Tempo yang letaknya di Cikarang. Cikarang mananya??? Mia pun Cuma: ga tauuuu *muka-melas-mau-nangis. Karna petunjuknya Cuma Cikarang, ya udah Luthfy pun mutusin buat keluar tol dan nanya2 ama orang nanti. Pas lagi mau bayar karcis tol, skalian bayar Luthfy pun nanya : “Xonxe-nya manaaa??” Eeeeeh bukan deng tapi nanya: “Mas kawasan industri cikarang dimana ya??” ternyata kita harusnya ga keluar di tol itu, tapi di tol yang satu lagi, muterlah Blupsy balik arah kembali masuk tol. Ga lama keluar dari tol, Mia: “Eeeeh Mia baru bacaaa sms yang difwd ama Kiki, Tempo-nya ada di KAWASAN EGYPTH Cikarang..heuheuheu” Smua pun langsung kesel “Wooooo!!!! Bilang donk daritadiiii!! Buleeet!! Dodoool!!—dan sumpah serapah yang pastinya udah biasa didenger Mia--” Mia: “Iiih Mia baru baca sms.. ternyata ada dari Kiki..hehehe.. ya kan Ki??” Kiki:celingak-celinguk-cengar-cengir (*yang lain: haaaah ya sudahlaaaaaah..-kembali kita tidak nganggep adanya Kiki-). Plang berikutnya ada tulisan CIKARANG *lagi??, Cuma kali ini ada tulisan KAWASAN INDUSTRI di depan CIKARANG. Hyaaa!! Iniiii diaaaa!! Nyampeeeeee!!! Keluar dari gerbang tol, Luthfy: “Nek, nek, ini kita kemana nek?? Lo tau jalan ga?” Karna gue ga punya kepentingan apapun di Cikarang gw jawab dengan : “WATERBOOM! WATERBOOM!” *dengan gaya dua tangan dikepalkan sambil bergerak ke atas-bawah... dan ga lama diikuti Petot dan Uchie. Karna putus asa ga ada yang bisa diandalkan, Luthfy ngerapatin mobilnya ke kiri buat nanya ke orang : “Mas, kawasan Egypth ada dimana ya??” Mas-mas1: “Oooh, itu lurus ajaaa ntar belok kiri”. Ferry: “Belok kirinya dimana Mas?” Mas-mas1:”Yaaah ntar juga ada belokan ke kiri belok ajaaa” *dengan muka meyakinkan kita walaupun kayanya dia sendiri ga yakin ama jawabannya. Smuanya:”Ooooh.. MAKASIH YAAAA ^^” Luthfy yang masih bingung mesti belok dimana melanjutkan perjalanan. Udah agak jauh dari lokasi Mas-mas1, Blupsy minggir lagi kembali bertanya. Kali ini Petot turun buat nanya ama Mas-mas2. Petot:”Katanya kita salah! Harus muter balik arah, ntar ada tulisannya gede KAWASAN EGYPTH” . Huuuuh ternyata Mas-mas1 salah ngasih petunjuk. Ya udah akhirnya Blupsy tetep lurus karna sepanjang jalan ga ada U-Turn. Lalalallalalalaaa...lama sekaliiii... Cikarang ini seperti kota tanpa U-Turn!!! Mungkin karna otak menguap karna udara panas, dilengkapi dengan menahan rasa lapar karna ga sarapan, dan tak lupa dibumbui dengan kreativitas smua jadi punya imajinasi yang makin mengada-ada. Luthfy:”Waaah!! Jangan-jangan ini ga ada putelannya!! Mau mutel dimana ini??”, Ferry:”Di Cikarang ini mungkin emang harus milih, kalo udah milih jalur yang ini ga boleh muter balik arah!!Hiiii...”, Petot: “Kita terperangkap!! Jangan-jangan ada kutukan di Cikarang yang bilang kalo udah masuk ke kota ini ga bisa keluar lagi!!Ya ampuuun!! Tolooong!!!”, Uchie: “Eeeeh kita tu lagi keliling dunia tau! Tuu coba liat tuh ada ....” *ada tulisan nama-nama kota dunia di plang penunjuk arah. Mia:”Haduuuh kawasan Egypth dimanaaaa??” Smua: “Oh iya bener!! Tuh kawasannya aja Egypth!Kita akan ke Mesir!!Hwuihiiiiy!!” *dilengkapi dengan gumaman lagu bernada Mesir dan tangan ala ajudan Cleopatra (pesan moriil ke-2: berada di manapun kita, di tempat asing sekalipun, asal masih ada orang-orang sekitar yang kita sayang, smuanya jadi ga berasa salah tapiiii tetep menyenangkan ;p). Setelah ketemu U-turn kita pun lega “Akhirnyaaaaaaaa!! Kita keluar dari labirin kota ini!!Hahhahahaa”. Tapi dari perutnya Blupsy timbul suara-suara aneh yang tadinya ga ada. Blupsy pun meminggir. Luthfy+Kiki liat bagian ban. Fiuuuh untung perginya ama laki-laki. Eeeeeh tapi kan awalnya ada 3 orang, kenapa yang di luar Cuma 2?!?! O iyaaaa ada Si Gendut!! Ternyata dia lagi ngerasa pusing dan akhirnya dia termuntah-muntah ditemani Uchie. Mia nelpon papahnya. Gue??seksi dokumentasi ; memoto smua aktivitas yang terjadi dari mulai tragedi muntah, Luthfy-Kiki mendadak montir, ampe kejadian fiksi seperti Petot yang nendang pantat Luthfy yang lagi ngecek ban. Akhirnya smua masuk lagi ke Blupsy dengan tugas : LIAT KANAN-KIRI! CARI BENGKEL!!! Alhasil smua plang toko kita sebutin, dari mulai Bengkel motor, tempat jual spare part kendaraan, jual ban, isi angin (ini masih mending, walaupun ga ada yang bener dan buat Luthfy terus teriak:Bukaaaan!! Bukaaan!!!! Tapi masih nyambung ama BENGKEL MOBIL . Tapi ada juga yang keukeuh jumeukeuh nyebutin SMUANYA: Rumah Makan Sederhana! Tuuuh..tuuuh.. Material!! Showroom HONDA!! Hehehehe..) Akhirnya nyampe juga di bengkel. Ternyata salah satu bagian dari dalem ban (legher gitu? Ga tau ah namanya apa ngga ngerti), udah terkikis ampe jadi abu dan harus diganti. Akhirnyaaa, uchie-petot-ferry ada gunanya juga: mereka patungan buat beli supaya Blupsy bisa jalan tanpa suara. (Pesan moriil 3: inilah gunanya temen.. selalu ada saat dibutuhin! ^^) Karna harus nunggu, akhirnya kiki-mia dengan modal tebel muka-rasa lapar pengen cepet nyampe di rumah gw-ngga mau ribet naik angkot, pinjem motor ke MasBengkel. Jadi mereka ber-2 pergi ke Tempo berdua saja. Mobil selese, Mia pun urusannya udah beres. Pasukan bengkel akan menjemput pasukan motor dengan membawa MasBengkel yang motornya dipinjem. Dan ternyataaaaa namanya bukan Kawasan Egypth *Mesir!! Tapi KAWASAN EJIP (East Jakarta Industrial P... haduh lupa! intinya kawasan industri di timur jakarta lah). Setelah anggota lengkap kembali jalanlah kita kembali ke pintu tol menuju JATIWARINGIN, PONDOK GEDE yang merupakan pintu keluar tol menuju rumah gue.
JATIWARINGIN : seperti yang udah disebutin sebelumnya, di daerah inilah rumah gue berada.Pas udah ngeliat plangnya smuanya: “Asiiik!! Bentar lagi!! Makaaaan!! Makaaan!!!” Dari keluar tol, gw ngebiarin Ferry + Luthfy yang sibuk nyari rumah gue dimana. Soalnya ini bukan kali pertama mereka dateng ke rumah gw jadi pengen ngetes aja mereka inget apa ngga rumah gw dimana. Kiki : “Nek, masak apa nek?? Asam-padeh??dendeng batoko’? kalio ayam?” Hyeeee dikirain rumah gue restoran padang apa??! Sampai di rumah, puas menyantap air belewah – opor ayam – tahu saus tiram – ikan balado – nutrijel. Haaah kenyaaang. Karna mereka dari Bandung, dan belum pernah merasakan Busway, jadinya kita sepakat buat naik busway ke Monas. Hahahha berasa piknik jaman Benyamin yang gaul abis jalan ke Monas gitu deh.
JAKARTA : Sebenernya ngesot dikit dari rumah gue juga udah Jakarta, tapi maksudnya adalah Sudirman tempat Blupsy diparkirin buat kita naik busway dan MONAS. Blupsy diparkir di Gedung P&K – kantor bokap gue. Jadi rute busway kita adalah: Halte Ratu Plaza ---- MONAS. Pas di dalem busway, kita bernorak-norak ria jepret sanasini dengen prinsip ‘Foto aja ah! Kesempatan ga dateng 2 kali lagian kenapa mesti malu?? Kaya orang2 ini bakalan ketemu lagi aja ama kita?!’ MONAAAAAS!! Here we come!!! Wuiw MONAS! Ga tau kenapa tapi gue excited banget ampe selalu nulis pake huruf besar smua. Yaaah gimana ngga?? MONAS itu kan udah kaya Eifell-nya Paris, Pissa-nya Roma, Liberty-nya New York. Mungkin udah sering kita liat artis2 pada foto di depan MONASnya Paris-Roma-New York, tapi MONASnya Jakarta (atau mungkin lebih tepatnya Indonesia karena MONAS sendiri akronim dari Monumen Nasional –bukan monumen ibukota-) ??? Ga ada!! Belom tentu juga mereka udah pernah naik ke atas MONAS ampe bisa liat puncaknya yang konon dari emas asli itu. Jadiii, boleh donk kita lebih berbangga hati? Karna 7 kurcaci ini pergi ke tempat yang bahkan artis2 aja belom pernah datengin!! Hahahhaha.. Dari mulai ujung gerbang ampe deket pelatarannya kita habiskan dengan berfotoo.. pose sana-sini. Tapi kita ga jadi juga buat naik, soalnya antriiiiiiiiiii dan udah makin sore, takut kejebak macet. Setelah puassss pulanglah kita, menuju Halte BI (*ternyata buat ke MONAS naik busway, lebih deket turun di Halte BI). Pas mau nyampe gerbang, Luthfy+Kiki berenti di segerombolan anak2 smp. Ternyataaaaaaaaaa 2 orang itu diajak buat foto bareng!!! Ya ampuuuuun!!! Hahahahhaa... sepertinya mereka laku di pasaran anak2 smp. Haduhhaduuuuh..
Ini udah banyak banget ya yang gue tulis??? Hahahaha...Mmm pokoknya abis itu makan malem di rumah gue lagi, trus kembalilah 6 kurcaci ke Bandung. Hyaaah pokoknya intinya, kita Cuma lagi capek, jenuh, butuh hiburan jadilah kita pergi. Dan kalaupun Ada masalah tapiiii selama ada temen di sebelah lo, tenang aja.. smua bisa teratasi at least mengurangi masalah dengan adanya tawa. Buat gue, emang kadang lo butuh waktu buat sendiri tapiii ga ada salahnya kok buat berteman. Ngga ada salahnya buat berbagi rasa ama orang, baik itu senang apalagi saat lo susah. Gw jamin pasti beban lo berkurang. Kaya yang gw alamin, kuliah menjadi lebih indah dengan adanya temaaaan ^^ Love you gengs!! *berasa abg, hehehehe.

Jumat, 20 Juni 2008